Sunday, August 03, 2008

percakapan adam air yang asli

http://www.detiknews.com/read/2008/08/03/070008/981952/10/percakapan-cockpit-adamair-ki-574-dalam-laporan-knkt
yang selama ini beredar mp3nya itu ternyata tidak asliiii....
tapi ya gak tau juga. kadang segalanya disini yang benar bisa jadi salahhh..
asal jangan roy suryo aja yang disuruh meneliti..

tapi, kata orang tua pilotnya, itu memang suara anaknya.
masa suaranya bisa direkayasa? pake plug in apaan tuh bisa sama gitu?
14 comments :

14 comments :

R.Dmaz Brodjonegoro said...

asli atau ga yang pasti rekaman suara itu bikin gw merinding setengah mati n rada parno naik pesawat dalam waktu dekat ini huhuh

motulz motul said...

gue cuma denger sekali dari GlobalTV, menurut wawancara dengan pilot senior.. terlalu bagus kalo itu palsu. Semua kode, bahasa, suara alarm.. adalah otentik. Istilahnya kalau mau bikin palsu seperti ini haruslah orang yang paham betul dunia penerbangan.

Gua juga merinding pas dengernya. Terus terang bagi gua yang menyebarluaskan file tersebut sangat biadab. Cuma mencari sensasi dari detik-detik orang mendekati ajal (maut).

Ada yang bilang ini bagian dari keterbukaan dan pengungkapan fakta. Bagi gua gak ada hubungannya.. file ini bocor tidak bocor.. Adam Air tetap harus diadili dan bersalah (dalam banyak aspek). TAPI kebocoran suara rekaman ini lebih kepada menjaga perasaan para keluarga korban. Ibaratnya merekam suara detik-detik orang saat ditembak mati trus diperdengarkan ke khalayak ramai.

Orang Indonesia itu udah jadi bangsa infotainment.. udah gak bisa bedain mana pengungkapan fakta, mana gosip, mana etika pemberitaan, dan mana sensasi.
Nampaknya bagi yang menyebarkan rekaman tersebut puass dan orgasme kalau dia berhasil menyebarkan ke teman-temannya.. trus dibilang "wah hebat lu".

Anehnya lagi.. udah jelas ini rekaman rahasia... eeee.. koq ditayangin di TV :)) apa ngga namanya tuh TV cari sensasi??? Biadab!

aladin ballet loves you said...

ya itu dia, kalo memang itu rekayasa, yang bikinnya apa gak mikirin perasaan keluarga korbannya apa..
dan itu kurang kerjaan banget kalo rekayasa.. beneran dehh..

devious devishanty said...

iya aku juga sama mikirnya kalo itu palsu, ngapain sih orang iseng bikin gituan?

Angga Bangun Subur said...

ahh benci per-tv-an endonesaaaaaaa...!!!

Rizky Amalia said...

Gw blun dEnger rekamannyah... :p

(telat bAnget ModE oN)

yudishtira mahendra said...

loh?kok jadi maki2??
sekarang gini,kalo tu rekaman ga diungkap katanya pemerintah nyembunyiin fakta dari publik,nah sekarang diungkap kok malah ngga terima..gimana sih?!

Dissa Kamajaya said...

wow. indonesia keren..

aladin ballet loves you said...

bukan gak terima bos. selalu ada argue behind the fact. dan ini secara logis ada yang janggal. masa yang janggal mau dibiarin. gak bisa. ini bukan jaman orde baru yang hampir semuanya udah ada skenarionya.. :)

aladin ballet loves you said...

jangan dong. selama dia masih siarin liga itali, inggris dan lain sebagainya ya masih gw dukung bos.. :)

aladin ballet loves you said...

bukan gak terima bos. selalu ada argue behind the fact. dan ini secara logis ada yang janggal. masa yang janggal mau dibiarin. gak bisa. ini bukan jaman orde baru yang hampir semuanya udah ada skenarionya.. :)
masalahnya mereka juga gak mau coreng moreng di muka internasional dengan ketidakmampuan untuk menjaga rahasia dokumen.. :)

Yunita Lestari said...

Jadi keinget temen yg jadi pilot.. gak tega denger nya.. :((

it a said...

owh gosh....

motulz motul said...

Gue rasa sih gak ada hubungannya dengan menyembunyikan fakta dari publik, karena secara hukum pun bahwa data Black Box itu sifatnya rahasia dan bukan buat publik. Kecuali udah sekian tahun masa rahasianya lewat (seperti kayak di Discovery Channel - Air Crash Investigation). Kedua boleh saja disiarkan di publik asal sudah izin keluarga korban.

Kasus ini beda.. yaitu bocor dari KNKT. Jadi kalau menurut gw.. bocor tidak bocor file audio ini tidak akan merubah status salahnya Adam Air.. yang gw sayangkan.. kenapa kalau file audio ini bisa bocor, apalagi tayang di TV. Gue sih gak ngebayangin bagaimana keluarga korban mendengarnya. Gue pribadi aja merinding dengernya.

Kalau pun konteksnya pengungkapan fakta, menurut gw gak ada hubungannya dengan "memperbolehkan" data rahasia buat di share di publik. Ini jelas merusak perjanjian penerbangan international bahwa isi rekaman di Black Box itu sifatnya RAHASIA. Gitu lhoo..