Thursday, June 21, 2007
dua puluh juni dua ribu tujuh
Hari ini lift kantor sedang diperbaiki. Entah apanya yang rusak, yang jelas dua dari tiga lift tidak berfungsi, jadi tampaknya cukup lama juga menunggu lift ke bawah. Setiap pintunya terbuka, selalu penuh. Akhirnya saya harus naik lift ke lantai dua puluh dulu, baru akhirnya sampai di ground floor. Dari lobby lift ground floor, terlihat beberapa orang berjalan lebih cepat menghindari gerimis hujan. Sebagian lagi berjalan menenteng payung, bersiap-siap untuk membukanya di luar gedung sana. Saya berjalan ke gedung sebelah, Permata Bank, lalu melakukan transaksi tarik tunai di ATM. Sialan, ATM pecahan lima puluh ribunya rusak, dan terpaksa saya melakukan transaksi di ATM pecahan ratusan ribu. Saya sebenarnya tidak begitu suka dengan pecahan ratusan ribu. Masalahnya agak tidak enak juga kalau misalnya nanti makan di warteg dan bayar pake uang itu. Kesannya jadi kaya nukerin uang. Padahal memang gak ada lagi. Hehe.
Setelah itu saya bergegas ke parkiran motor. Mengelap motor, memanaskannya, membayar parkir, lalu pergi meninggalkan kantor menuju kosan dan berlika-liku di jalanan kecil Setiabudi. Sementara hujan sudah mulai reda. Jalanan basah, dan udara sejuk setelah hujan membuat saya agak lebih bisa tersenyum. :)
(jakarta, dua puluh juni, dua ribu tujuh)
current music: starsailor - silence is easy
3 comments :
kemaren pas lagi ujan ... gw ngerekam suara hujannya , jadi mic nya tak tarik ke luar lewat jendela ... (gak nyambung) ...
saya suka hujan, asal kita nya gak basaaahh!!!!
yah, kirain gw lo mau jd fiance gw, wkaakakk
ya ya hujan memang indah asal ga lagi naek motor dan basah kuyup..
Post a Comment